Saturday, July 04, 2009

fuck love

"karena cinta itu bukan segalanya."

begitu katanya. aku sempat tersesak. bagiku tak begitu. bagiku cinta adalah dasar dari segalanya.

"karena kau menikah bukan hanya karena cinta."

"tapi cinta dasarnya."

"katamu. tapi berapa banyak orang menikah karena cinta yang berakhir pula?"

aku terdiam menatapnya. dia tampak begitu kokoh dan aku tampak begitu lemah. mungkin karena dia benar.

"cinta hanya satu. yang lain adalah uang, status, warisan, jabatan, atau yang lain."

aku masih menatapnya.

"kau sendiri bilang, kau tidak ingin menikah jika dia tidak bekerja. kau menikah karena uang kan?"

"bukan begitu. kalau dia tidak bekerja, mungkin akan muncul konflik. meskipun kalau pun dia tidak bekerja pun aku tak apa."

"dengarkan aku, jika cinta saja cukup, kau sudah menikah sekarang."

aku kembali terdiam. aku tak mungkin salah. selama ini aku tak mungkin salah, bukan?
atau jangan-jangan aku memang salah?

cinta itu cuma satu.